Bandar Jaya - PT Bank Pembiayaan Rajasa Syariah (BPRS) Rajasa Lampung Tengah (Lamteng) menempati gedung di Jalan Proklamator Raya No 14.C Bandarjaya Timur Kecamatan Terbanggibesar.

Diresmikannya gedung baru sebagai kantor pusat PT Bank Pembiayaan Rajasa Syariah (BPRS) Rajasa Lampung Tengah, ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh  perwakilan  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Kaswadi, serta pemberian santunan kepada 50 anak yatim dan kaum duafa, Selasa 31 Juli 2018

Dalam laporannya Direktur Bank BPRS Lamteng, Sofyan.S.E., menyampaikan, BPRS Rajasa telah berdiri selama 10 tahun, dengan modal dari Pemda Lamteng senilai Rp10 miliar dan dari pihak ke 3 sebesar Rp 2 miliar,  Sofian mengaku sangat bersyukur atas kinerja yang dicapai. Menurutnya, semua tidak lepas dari kerja sama semua unsur yang baik. Yakni jajaran pengurus 21 Karyawan dan Kariawati nya.

Perwakilan  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Kaswadi dalam sambutannya berharap dengan potensi ekonomi di Lamteng yang strategis sangat berpeluang besar untuk mengembangkan perbankan, dan Kepada BPRS Rajasa  kaswadi berpesan hendaknya selalu menjaga integritasnya sebagai bankir. Baik internal dan ekternal yang diatur oleh pemerintah daerah dengan harapan kepercayaan masyarakat tinggi kepada BPRS Rajasa Lamteng. Sehingga memberikan kontribusi besar dalam meningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Sementara itu Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto dalam sambutannya menjelaskan  BPRS Rajasa Lamteng merupakan BUMD Pemda Lamteng. "Dibukanya gedung ini diharapkan kedepannya untuk berani bersaing dengan bank-bank yang sudah besar. Pemda Lamteng siap mensupport pengembangan bank BPRS Rajasa untuk tumbuh lebih besar. Dengan didukung penuh oleh pemangku kepentingan eksekutif dan legislatif di Lamteng, untuk itu Wakil Bupati Lmapung Tengah meminta mengingat masih adanya kekurangan di Bank Rajasa ini kepada DPRD Lampung tengah Loekman meminta bila ada usulan dari pihak eksekutif tentunya didukung, karna menurut loekman bila bukan kita yang membesarkan Bank Rajasa ini siapa lagi sehingga kedepannya bank rajasa ini akan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan.